Wednesday, October 26, 2011

ketika kamu merasa lagu ini adalah lagu mu...



Adele - Someone Like You


"Entah kenapa lagu ini terasa begitu dekat..." 





I heard that you settled down
That you found a girl and you're married now.
I heard that your dreams came true.
Guess she gave you things I didn't give to you.


Old friend, why are you so shy?
Ain't like you to hold back or hide from the light.


I hate to turn up out of the blue uninvited
But I couldn't stay away, I couldn't fight it.
I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded
That for me it isn't over.


Never mind, I'll find someone like you
I wish nothing but the best for you too
Don't forget me, I beg
I remember you said,
"Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead,
Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead,"
Yeah.


You know how the time flies
Only yesterday was the time of our lives
We were born and raised
In a summer haze
Bound by the surprise of our glory days


I hate to turn up out of the blue uninvited
But I couldn't stay away, I couldn't fight it.
I had hoped you'd see my face and that you'd be reminded
That for me it isn't over.


Never mind, I'll find someone like you
I wish nothing but the best for you too
Don't forget me, I beg
I remember you said,
"Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead."


Nothing compares
No worries or cares
Regrets and mistakes
They are memories made.
Who would have known how bittersweet this would taste?


Never mind, I'll find someone like you
I wish nothing but the best for you
Don't forget me, I beg
I remember you said,
"Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead."


Never mind, I'll find someone like you
I wish nothing but the best for you too
Don't forget me, I beg
I remember you said,
"Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead,
Sometimes it lasts in love but sometimes it hurts instead." 




Never mind, I'll find someone like you...

Tuesday, October 25, 2011

Bercinta itu mudah (seharusnya)

Si cupid, ahli bercinta. ups dewa cinta deeh. 




kalau kamu bilang kamu seperti di penjara, ga bisa bergerak. ada di dalam keranjang yang di isi penuh pundi - pundi udara tetapi tidak bisa kemana-mana. rasanya tidak berlebihan. 

karena burung pasti ingin bebas. bukan berarti pergi ke awan lantas tak kembali ke bumi. 
hanya ingin kepak-an sayapnya dan berarti untuk hidupnya. kamu juga ingin bermain-main dengan pasir-pasir yang menempel di ujung jari kaki, sesekali bermandi percikan air hujan. 

karena bercinta bukan memenjarakan tapi membebaskan

membebaskan burung untuk terbang. kamu untuk jadi kamu


bercinta. bukan menjadi diktator. bukan menjadi hati yang kosong tak bermakna.

karena bercinta bukan seperti ini. maka kamu bertanya. apakah ini cinta? 
bila iya, lalu siapa polisinya yang membuat kamu diborgol seperti ini. jangankan tangan mu, pikiran mu saja sudah habis terikat. 

buat apa? 

buat kamu? 

bercinta itu rasa percaya. bercinta itu mencintai kamu yang bisa mencintai diri mu sendiri. bercinta itu menjadikan kamu diri sendiri. bercinta itu tertawa untuk lelucon yang sama bukan malah saling menertawakan. bercinta itu bukan kesakitan. 

bercinta itu, jangan berharap kamu jadi sesempurna itu. karena bercinta itu mudah. 

UPS.. kalau begitu aku pun ingin bercinta yang seperti itu. 


(aku cinta kamu. dan ingin kamu juga mencintai cara ku bercinta)



**ini ditulis karena semua yang kamu lakuin ga pernah ada artinya. ga pernah dianggep dan ga pernah didengar. tangisan kamu pun cuma tertawaan, cerita mu pun cuma sampah. meski kadang terfikir mau sampai kapan dan buat apa bercinta tapi toh kamu BERTAHAN.
lollipop-nya sendirian niih... 


kalau aku jadi lollipopnya. 

aku mau kamu jadi Jack Daniels-nya. 



supaya bisa berdua-an kaya gini... :* 




Aku sedang kangen. 
Terserah kalian mau bilang apa... 


:P 

Monday, October 24, 2011

Bahagiakah??

Kecup dan cium untuk bahagia mu dan bahagia kita. 

bahagia ku? ada di lembar belakang. temanya kali ini adalah Bahagia kita. 
bahagia yang harus nya mampu ku ucapkan di depan mu. tanpa cengeng. 

ini untuk gelas yang tidak pernah lagi kita angkat.

jangan coba tuangkan lagi anggurnya, aku sudah tidak butuh anggur ataupun senyum mu. 
aku sudah cukup bahagia, barangkali. 

Tidak! Tidak! Prosa ini untuk merayakan bahagia mu.
karena bahagia mu adalah senyum ku. 

Bahagia mu adalah kecupan termanis dari setiap tetes air mata. 

Angkat tinggi - tinggi gelas kosongnya! mari kita umumkan BAHAGIA mu yang akan jadi Bahagia kita!! 


**Gundah.. tidak ada yang bahagia! 

Jogja, 24 Oktober 11
21.01

Tuesday, October 18, 2011

Lakon

secangkir kopi ku tuang didalam rindu yang terasa dingin. mau di bawa kemana laju kita depan sana, jangan kau sangka aku disini tidak penuh sesak. kopi ku sudah beriak dan laku ku semakin tak berjarak. 

hujan tidak datang setiap hari, tidak hari ini, kemarin tidak, esok pun, sepertinya enggan datang tapi aku merasa seperti berenang-renang di dalam kalbu mu yang aku curi setiap bermimpi, yang aku pinta setiap pagi sebelum azan subuh, aku tergenang dan selalu terkenang. 

bagaimana aku bisa melangkah di dalam sesak ini sementara kamu menuangkan secangkir kopi di dalam baki yang lain, tidak sedikit rupanya memenuhi setiap volume nya. aku tak terkendali, mencari kendali untuk laku ku, untuk hati ku. 

semoga kopi panas mu masih tetap mengebul, berikan kehangat, kenikmatan dan minim kepahitan. karena aku tidak akan lagi jadi secangkir kopi yang pernah kau jadikan cucian kaki, aku sudah mengalir bersama urin yang kamu lepehkan dari mulut mu, 

aku disini mencari serpihan hidup, yang telah kau rampas lalu kamu buang sambil kau tonton dengan sepiring pisang goreng dan teh hangat. 

aku disini akan hidup. dengan sisa serpihan hidup yang aku bawa kemarin. 



**tulisan iseng 

Batas

aku terlalu takut menjawab mu... 

bersembunyi tunjukan keakuan ku.. 

aku takut untuk mengenggam mu.... 

merangkul mu, dalam sebagian aku.. 
aku penakut, 

mengumpat dalam ketiak ku sendiri. 
karena aku tak ada meski selalu ada. 

aku terlampaui takut kehilangan. untuk ku, kehilangan. 

*my dear... i need your support. :'( 

Wednesday, October 12, 2011

analogi kalian.

Jangan sembarangan menganalogikan seseorang.
nama adalah doa begitu kata mama,
belum ada malaikat kecil yang ku beri nama tapi aku memang begitu senang menganalogikan seseorang terhadap sesuatu yang aku pikir sesuai dengan dirinya dan hidupnya.

aku pernah punya Bumi yang telah hilang meski aku kini masih terus memijak bumi...
dan Hujan begitu memabukkan, tak bisa ku mengerti, Hujan... mungkin orang lain akan memaki saat hujan turun dan kondisinya tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, Hujan ku sangat membenci hujan.. :D buat dia hujan itu SUCKS! tapi buat ku Hujan itu damai, aku bisa menangis bersama Hujan dan tak perlu ada yang mendengar, aku bisa tertawa terbahak tanpa ada orang lain yang terganggu, dengan dan bersama Hujan aku nyaman, teduh dan tenang, tak bisa lagi di pungkiri,

buat ku ketika aku penuh emosi dan hujan mulai turun tandanya Tuhan sedang menyiram hati ku agar tetap sejuk dan Hujan adalah buktinya Tuhan tidak pernah tidur meski hujan begitu n.

Tapi Hujan tak selalu turun, kadang gerimis, kadang badai, kadang matahari yang mendominasi, kenyamanan Hujan yang sebetulnya tidak pernah selalu ada. Hujan selalu datang bertempo, dan tak akan pernah bisa selamanya temani aku, apa jadinya hidupku penuh Hujan??? dunia ku akan tergenang nanti.

Tuhan begitu adil untuk ku, hadirkan Hujan meski sebentar tapi aku selalu nyaman karenanya.

aku tergila-gila pada Malam semua tahu itu, aku tahu Malam pun tahu, tapi benar. malam harus berakhir karena Pagi...


dan Pagi, semoga tidak jadi pagi yang mendekap aku dalam kedinginan.. 

senja, di jogja.

kenapa saya yang sanguin jadi begitu melankolis akhir-akhir ini? 
hidup seperti flat seolah tak ada yang ingin di tulis. 

tapi sebetulnya hati saya sedang loncat-loncatan, smemaknai setiap bangun tidur di pagi hari saya. dengan satu pertanyaan setiap paginya "saya dimana?" 
saya sedang di dalam hidup saya, mencoba membiasakan diri dengan kamar kostan, kasur dengan sprei ungu yang di hadiahkan mama, bunyi laptop yang berderu-deru, dan dinginnya pagi jogja. 

saya belum terbiasa. 

tapi saya akan mencintai ini, menghargai setiap detik di kota ini, belajar bertanggung jawab untuk diri sendiri. 
semua beda rasanya, disana "negeri impian" saya, saya sudah punya segalanya -setidaknya begitu- semua sudah ada di genggaman tangan, tangis sudah ada yang rela menampung, tapi sekali lagi Hidup itu pilihan. dan saya telah memilih. memilih untuk tetap hidup, bukan meninggalkan hidup. 

jogja bukan tidak hangat, hanya masih terasa dingin, semuanya. tawa di sini tak serenyah senyum disana, marah di sini belum sehebat maki disana, tapi semua terasa nyaman di hati saya. 
beberapa hari ini saya sering mengeluh atau lebih tepatnya curhat sama orang2 terdekat betapa saya ingin pulang, saya ingin masakan mama terutama sayur asemnya dan mereka semua tertawa katanya "saya ga bisa hidup sendiri" 
mungki benar, saya masih terlalu childish, manja dan whatever! dan saya pun akan membohongi diri saya sendiri, bagaimana pun keadaannya, apapun situasinya, saya akan tetap disini, mencuri ilmu dari semua orang di dekat saya dan berbagi sedikit ilmu yang saya punya pula ke orang di sekeliling saya. setidaknya itu Motivasi saya. 

Kita tidak akan pernah tahu rasanya sakit kalau selalu sehat, dan kita tidak akan tau rasanya tertawa bila selalu menangis. 

saya tak ingin lagi banyak tertawa dan banyak menangis. 

saya ingin hidup sehidup-hidupnya. 

ingin hidup sehidup hidupnya. 

semoga dengan ada di sini. saya bisa belajar hidup sehidup-hidupnya. 


Monday, October 10, 2011

.......................

sesekali aku tak mau sadar.
selimut dalam dingin ku adalah engkau


sesekali aku menampik
cinta suci itu tanpa engkau


berkali-kali aku merajuk
tangisan ini bukan untuk engkau


tapi, sadar tetap sadar,
mimpi tetap mimpi.


harusnya sejak sajak lalu


                hidup ku adalah engkau


                hati ku adalah engkau,


                nafas ku adalah engkau




Mama, raihlah aku yang sedang terengah.


sendiri.

Tuesday, October 4, 2011

AGUSTUS ; 21 - Kost Ibu Sukijo, kamar pojok.

saya berharap jogja mampu menghangatkan..

menghangatkan langkah yang beku kedinginan.. atau mungkin jogja buat saya semakin kaku? mencari - cari sesuatu yang tidak di cari!
malam ini adalah malam pertama, malam sendiri, malam di dalam malam, gelap di dalam gelap.
jogja malam ini jadi malam yang tersunyi, tidak seperti malam kemarin, semua penuh harapan-harapan, mimpi dan bualan-bualan kecil. tapi malam ini namanya "kenyataan". -saya harus terbiasa dengan ini-
ditemani dengan kipas angin biru muda, laptop milik adik sepupu yang berisik menjerit, tumpukan baju yang menunggu di setrika karena baru saja keluar koper, jam yang belum di isi batrei. dan hampa.

saya belum rindu jakarta.

dan semoga jogja esok, tidak lagi dingin. 



*sendirian di Tunggul Harjo, Sewon. Bantul. 
:) 




Selamat Ulang Tahun, Opal