Saturday, July 25, 2009

insomnia dan bahayanya

Insomnia dan bahayanya!



WALAU tampak sepele, gangguan sulit tidur dapat menurunkan kualitas hidup seseorang.

Pada fase tertentu, terapi obat-obatan mungkin saja diperlukan. Ada orang yang amat mudah tertidur di mana pun dan kapan pun sehingga muncul sebutan “muka bantal” atau pelor alias nempel molor. Sebaliknya, tidak sedikit orang yang mengeluh kesulitan terlelap alias insomnia. Betapa pun dia berusaha, mata tak kunjung terpejam atau hanya mampu tidur sejenak dan lekas terbangun lagi.

Bagi golongan ini, tidur tidak ubahnya barang mewah, perlu perjuangan ekstra untuk menikmatinya. Bagi sebagian orang, insomnia mungkin dipandang sebagai gangguan tidur biasa. Padahal, mereka yang mengalaminya mungkin saja merasa telah “dirugikan”. Bagaimana tidak, kurang tidur pada malam hari misalnya, dapat membuat orang merasa mengantuk, lemas, dan tidak bugar pada pagi hari. Efeknya, terutama bagi kaum pekerja, adalah menurunnya produktivitas dan kualitas hidup secara keseluruhan. Pemanfaatan waktu sepanjang hari pun menjadi kurang optimal.

Menurut data yang dilansir www.cureresearch.com, prevalensi insomnia di Indonesia berkisar 10 persen. Dengan kata lain, kurang lebih 28 juta dari total 238 juta penduduk Indonesia menderita insomnia. Hal ini tidak jauh berbeda dengan penuturan psikiater FKUI, dr Nurmiati Amir SpKJ, yang mengungkapkan angka kejadian insomnia di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun, yakni sekitar 2,2 juta.

Nurmiati atau yang akrab disapa Titi berujar, secara singkat insomnia diartikan sebagai kesulitan tidur atau mampu tertidur, tapi terbangun dengan kondisi tidak segar seperti mengantuk, badan lemas, dan tidak bersemangat.

“Jadi, bila Anda mengalami kesulitan tertidur saat masuk waktu tidur, sering terbangun dan sulit tertidur lagi, bangun tidur terlalu cepat, atau merasa tidak nyaman saat bangun tidur, mungkin saja Anda terkena insomnia,” sebut Titi saat peluncuran obat insomnia Rozerem (Ramelteon), di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Tak hanya berkurangnya stamina pada siang hari, insomnia sejatinya dapat memengaruhi aspek fisik dan psikis seseorang. Hal ini terkait faktor penyebab atau pencetus insomnia itu sendiri. Secara fisik, seseorang yang menderita penyakit jantung, muskuloskeletal, ataupun komplikasi diabetes mellitus, bisa mengalami insomnia.

Demikian halnya dari segi mental (psikis), stres dan cemas berkepanjangan serta depresi dapat memicu insomnia (atau sebaliknya). Gangguan psikosis seperti skizofrenia juga dapat membuat pengidapnya merasa terancam, takut, atau bertindak sesuka hati dan berhalusinasi sehingga membuatnya betah terjaga (tidak tidur). Hal yang sama terjadi pada para pencandu narkotika dan zat adiktif lainnya.

Mengingat penyebabnya yang beragam, penanganan insomnia (terutama yang sudah bersifat kronis) perlu dilakukan secara terpadu. Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PPPDSKJI), Prof Dr HM Syamsulhadi SpKJ(K), menyebutnya dengan istilah terapi bio-psiko-sosio-spiritual.

Bio mengacu pada terapi dengan obat-obatan, menjaga higienisitas saat tidur, serta menghindari zat-zat yang memengaruhi otak seperti alkohol dan rokok. Adapun psiko dimaksudkan membebaskan jiwa dan pikiran dari segala masalah pribadi atau sosial yang meresahkan pikiran. Sementara itu, terapi sosio- spiritual dilakukan dengan berupaya memperbaiki lingkungan dan kehidupan rohani menjadi lebih baik.

Jika insomnia yang muncul dipicu penyakit kronis tertentu, misalnya (insomnia sekunder), maka yang harus dilakukan adalah mengobati penyakit utamanya (primer) dulu.
sumber : http://lifestyle.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/11/07/27/161573/insomnia-kronis-pengaruhi-kejiwaan

Insomnia

Bangun tidur tadi, gw sempet bingung jam brapa ini?? dan ternyata baru jam 9 pagi.
apa karena gw tidur jam 1 pagi karena mata gag bisa lepas dari monitor lcd 14 inci yang menghubungkan dunia nyata gw dan dunia facebook, twitter dan plurk yang gw nikmatin cuma sendirian aja.

Gw gila interne
t?????
gimana ya?? gw bisa berjam - jam duduk tanpa menoleh dari monitor dan bodohnya kadang gw gag tau gw ini lagi ngapain.. f**K.
di mulai dari dulu yang namanya Friendster, Myspace (udah gag tau lagi apa paswordnya), Liveconnector, sempet punya blog juga(pecintamalam.blogspot.com tapi kayaknya udah gag bisa....) terus beralih ke Facebook, mencoba
Twitter (biarpun followers nya baru sedikit), dan sekarang Plurk dan Twiligtindo. hmmm.........

Jadi inget waktu baru lulus SMA. saat itu internet belum menjamur seperti sekarang (hwalaaaah kesannya gw SMA taun jadoel banget, padahal tahun 2007 aja. hihi) gw setiap jam 8 malem sampe kadang warnet mau tutup (jam 1 malem dan sampe dirumah gw masih sempet nonton tv atau dvd) aja masih online. hoho. saat itu gw padahal "cuma" posting blog ga jelas, isi dan balas testi di profile orang, baca - baca gosip di forum detik, buka kaskus dan kakus ( boong deeh). hebatnya biasanya gw yang super beser jadi tahan bocor kalo udah ada di depan kompi. prokprokprok

gara-gara gw hobby banget menghabiskan uang untuk berada di depan kompi dan sambungan mahadahsyat yang namanya
INTERNET. gw jadi terkena virus yang sekarang lagi ngetrend dikalangan anak muda dan anak yang sudah agak tidak muda yang biasa disebut INSOMNIA...... (ada sountracknya lagi). hihi.

tapi insom gw sempet hilang saat gw kerja di warnet. YES. Surga banget buat gw. hihi. sedikit cerita. saat itu karena uang gw sebagai pengangguran udah mulai menyesakkan kantong celana. jiwa malaikat gw mulai mengetuk pintu hati.... begini saat dy datang :

jiwa malaikat gw : val... uang lo udah abis
oval alias gw : (terdiam)
jiwa malaikat gw: val. uang lo udah abis
oval : hmm.. (masih sa
ntai)
jiwa malaikat gw : val. kalo uangnya udah abis gag bisa internetan lagi. kan dirumah gag ada modem.
oval: HAH!! WHAT!! OOOH MY GOD. OMG (saat itu ngomong OMG lagi luar biasa keren-efek cinta laura-) -tersadar-
jiwa malaikat gw: terdiam
(gag tau harus gimana)
oval : diem aja (mukanya sedih sekarang)
jiwa malaikat gw : lo harus kerja!!!!!
oval : kerja apa??
jiwa malaikat gw: apaan kek. jadi pembantu kek.
oval: gag mau. enak aja. gag keren ah. (padahal selama ini hidup gw udah tersiksa kaya pembantu. hihi)
jiwa malaikat gw : SPG
oval : gag mau. cape berdiri

jiwa malaikat gw : di kantor. accounting misalnya
oval: males ngitungin duit orang
jiwa malaikat gw : buruh pabrik aja
oval: gag ah melelahkan
jiwa malaikat gw : terus apa donk..................

oval : terdiam

oval : masih terdiam
oval : terus terdiam
oval....................: YEAH. I KNOW.

jiwa malaikat gw: apa??

oval : GW HARUS JADI PENJAGA WARNET.. (dengan nafsu menggebu - gebu)

oke............. pucuk dicinta ulam tiba akhirnya gw jadi penjaga warnet. AGUNG NET. (tempat gw dapet gaji pertama kali. hihi. ngerasain punya boss yang "begitu" pertama kali. hihi. dan akhirnya gw resign (mungkin dipecat lebih tepatnya) hihihi.



kembali ke insomnia.
setelah melalui waktu yang panjang terbebas dari insomnia akhirnya dia hadir lagi saat liburan kuliah ini. haha
ada beberapa kategori pencetus insomnia :

1. Kerena memang tuntutan
tuntutan pekerjaan misalnya yang harus bekerja di malam hari (dj, sexydancer--huhu--, kalong, burung hantu. dll)

2. Kerena memang keinginan
misalnya emang dy pengen gag tidur karena mau menikmati sunrise atau karena mau nnton tivi smpe pagi

3.karena memang terpaksa
terpaksa.......... terpaksa online sampe pagi karena gag bisa tidur, terpaksa gag tidur karena harus online ampe pagi, hihi. terpaksa



selamat datang insomnia,
selamat datang dunia malam. hihi


pesen gw.

Tidurlah anda
sebelum ditiduri... hihihihi