Tuesday, February 5, 2019

JEDA (2)




INI adalah surat cinta
cinta yang bulat ku telan
untuk kamu yang ku rindu dalam - dalam

ini untuk mu
yang ku ingin pandang saat pagi dan ku kecup saat menutup malam

Ini surat cinta tentang sebuah sungai
yang saling tak kita sadari akhirnya dipersatukan

Ini surat cinta tentang sebuah sungai
diantara parit yang berkelok, jembatan yang putus, riak yang dalam, cerita pendek yang telah usai
dan kita adalah bukan kebetulan

ini tentang bagaimana sesuatu yang anomali
menjadi kita mengerti dan saling memahami . .

Ini surat cinta atas nama doa
tentang kau dan menemukan

menemukan hati yang sudah lama menungguku genggam
dan ini tentang keyakinan
keyakinan bahwa kau adalah jutaan alasanku mencintaimu
mencintaimu dengan utuh beserta segala jawaban

ini tak lagi entah apa

ini tentang hati yang penuh
dan langit mulai lagi mencatat doa
yang memberi jeda, pada yang ditunggu tiba

INI tentang cinta yang berserah pada sepertiga malam

(Februari dan Cinta)

Penghujung 2018

** sudah di posting di akun Instagram 


Ternyata eh ternyata, konsep 'jalanin aja dan jalan terus' itu rasanya gurih gurih sedap.

gurih berasa oon karena sotoy, dan sedap karena ngerasain asem ngejalanin 'jalanin aja' itu ga gampang.

sampai tiba-tiba hidup yang lucu itu bilang 'lu jalan val, jalan bukan lari' dan taraaaa....

banyak hal di dunia ini yang ga bisa dipaksain.
ga bisa dipaksa untuk terus jalan, atau ga bisa dipaksa berhenti.
semua berjalan pada waktunya, semua berhenti pada waktunya, dan disela transisi itu rupanya ada yang gue lupa.. ada yang harus diistirahatkan.

Memahami 'jalanin aja' pada akhirnya terjawab dengan istirahat panjang, istirahat mikir, istirahat kerja, istirahat mengejar, istirahat meminta, istirahat bicara, istirahat berlari, istirahat memaksakan sesuatu, istirahat menciptakan sesuatu,dan istirahat di tempat. grak.

istirahat bukan berarti berhenti, istirahat bukan berarti memperlambat.
istirahat itu kamu dan diri mu sendiri yg saling butuh untuk tetap jalan terus dengan semangat...
istirahat mengobati kehilangan, isitirahat melunturkan benci, istirahat melahirkan maaf, istirahat menumbuhkan cinta.

sebenernya itu istirahat terasa rumit tapi tidak berkelit, sesimple : kalo sedih ya nangis, kalo capek ya duduk, kalo ngantuk ya tidur, kalo laper ya makan, kalo rindu ya bilang.

jadi val, lu percaya dong, kalo dengan istirahat lu jadi tau sudah sejauuuuuh mana hidup membawa lu jalan terus....


2019.... terus apalagi setelah ini? 😜

**ini bukan resolusi, ini selfnote.
selfnote rangkuman 2017 untuk menjalani 2018, dan selfnote memahami 2018 untuk menghadapi 2019.
hah. ribet.


** Anicca, Alhamdulillah :)
31.12.18

Monday, December 3, 2018

Desember ; yang jangan

Yang paling ku takutkan dari jatuh cinta
adalah menulis puisi
mengendapkan rindu dalam - dalam
lalu tak berkesudahan
karena yang paling ku hindari adalah menulisimu
menuliskan senyum mu dan kebodohan mu
di tiap jari - jari
lalu ku simpan rapat-rapat
dan makin sulit ku sembunyikan
dan yang paling tak ku bisa
adalah membiarkan mu lepas
yang tak bisa ku ikat kencang, dan kau dengan lancang
datang dan diam- tak juga pergi
dan yang paling aku hindari adalah aku.
aku.
yang tak ingin membagi tentang ku.



03 Desember 2018

Desember ; yang mampu

Dan karenanya mungkin
aku saja yang belum ingin
melepaskan delapan tahun
menangisimu
dan apa dayanya
aku saja yang masih suka
delapan tahun ini
diam diam
rindu
dan memang aku
yang tidak membiarkan
kenanganmu pergi
dan yang ku punya itu saja
maka ku jaga
karena yang bisa
hanya yang binasa
yang kuketaui
yang tak mampu ku lampaui



02 Desember 2018 

Desember ; yang sulit


Musuh kita adalah waktu
waktu yang sengaja kita biarkan jalan pelan
waktu yang sengaja kita ikat diam-diam
waktu yang sengaja kita endap dalam-dalam
waktu yang sengaja kita buat lupa
waktu yang dengan sengaja tak kita temui

musuh ku adalah waktu kau pergi
dan ku pikir kau akan kembali



01 Desember 2018

Thursday, November 8, 2018

November ; Puisi Pagi

Rindu bosan padamu
Memori muak padamu
Tapi masalahnya 
Aku yang cinta padamu

Rindu dan memori
Makin benci padaku



Pagi, di Jagakarsa 

08 Nov 2018 

November ; Puisi Hujan

Sekiranya kita telah mencoba
mencoba mengenal
mencoba mengerti
mencoba memahami
mencoba mencintai
mencoba melupakan
mencoba mengobati

Setidaknya kita telah mencoba
tak mengakhiri
tanpa mengira-ngira



Hujan, Sore di Jagakarsa
07 November 2018

November ; Puisi Sore

Jangan pecahkan hati saat cemburu
Jangan hancurkan hati saat rindu
Jatuh cinta butuh hati yang utuh 
Karena cinta bekerja pada sepasang hati yang terisi penuh 
Tak bisa setengah meskipun sepasang
Apalagi hanya satu 
Akhirnya cuma jatuh pilu 




Sore di Jagakarsa,
08 Nov 2018 

November ; Puisi Pendek

Kesementaraan 
Ketidakberdayaan 
Ketiadaan
Kesepian  
Kehilangan
adalah aku yang membiarkanmu pergi. 
dan adalah rindu yang memintamu, kembali


Jagakarsa, 
07 Nov 2018 

Thursday, October 25, 2018

Oktober ; dan puisi




Di siang ini.
Aku yang lari
Pura-pura tak jatuh.
Dan lagi, kau yang buat ku runtuh.
Aku, jatuh, sekali lagi. Berkali-kali.
padamu, mengadu rindu. 


25 oktober

Jalan Moh Kahfi 1