Thursday, July 21, 2011

semenit setelahnya...

SEMENIT setelah aku mem-posting sebuah "petikan manis" ada saja sesuatu yang membuat aku memicingkan mata dan mengelus-elus dada... sebuah rasa ketidakpercayaan darinya untuk ku, tapi jangan di pikir ini sebuah apresiasi. 

aku ingin melihat ada cinta itu dari matanya, tapi semua buram, seperti aku yang katarak atau aku yang terlalu bodoh. aku tak mampu melihat apapun... semua tertutup ego-nya, dan sedihnya, aku selalu bisa bertahan. 

tapi Sayang, hujan pasti berhenti, badai pasti berlalu, belailah setiap rintihan tetesan hujan yang turun dan jeritan badai yang meraung.. sebelum semua berhenti dan semua terlambat saat kau menyadari bahwa musim telah jadi kemarau..... 


............... 


aku hanya ingin cinta itu transparant tanpa harus menjadi abu-abu, cokelat, merah jambu bahkan putih sekalipun, karena cinta itu bukan menjadi, bukan menghindari, melarang, tapi merangkul, mengerti dan memahami.....  KETULUSAN 




Ketulusan adalah mencintai apa yang tidak aku bisa, menyukai apa yang aku tidak mampu dan menerima apa yang aku tidak punya.... bukan menjadikan aku seperti apa yang kamu mau. itu jawaban saya. 

No comments:

Post a Comment