Wednesday, February 24, 2016

And now the final frame - Love is a losing game




ada lubang besar yang tak ku tau ada dimana..
ada kalimat yang tak mampu ku tulis
ada bait yang tidak selesai ku ucapkan

sesak, tiba-tiba menyusup, aku ingin kau tahu bahwa aku bahagia, bukankah ku bilang jika aku pun bahagia melihat kau..
ini hanya tentang diriku saja, yang masih mencari potongan kenang didalam nisan kita .
ah tragisnya..

seperti setiap malamnya sebelum ku tidur, lampu kamar ku mati, gelap. aku mendandani luka ku, berharap kau menyebut nama ku, sekali. hanya itu.

Lalu aku terlelap, didalam sebuah lapangan yang luas, didalam mimpi ku: kapal itu menunggu mu lekas berangkat; kau dengan ransel hitam mu; aku menatap kau yang berdiri ditangga, kura-kura berenang dibawah kapal tongkang itu, kau bilang; aku ingin pulang ke laut, agar lepas dan kau bisa menunggu ku bagai pasir menunggu dijemput ombak. Padahal kau tidak suka laut. Kau hanya pulang – itu saja.  Kau membual aku mual, kau tersenyum di kejauhan, aku menatap mu: mencoba memahami apa yang ada didalam kornea.

Aku terus menatap dari jauh.. sambil mencoba menyampaikan pesan ku, terselubung.
“dapatkah membawaku pulang...?
pulang kedalam pelukan mu.
sayang. bolehkah aku duduk lagi disamping mu..?
bercerita tentang aku hari ini.
bagaimana kala kau ada luka ku perlahan pulih, kau bukan obat tapi kau penenang.”

Kemudian kau memalingkan muka, aku melihat seorang gadis yang mirip seperti ku, mungkin- menunggu mu di ujung bola mata- aku melihat bayangannya.

Aku terbangun.

Aku, sudah tidak ada disana, aku hilang dari mata mu.

Ini sungguh mimpi yang buruk. Aku rasanya tak sanggup lelap lagi, aku coba mengingat siapa gadis yang ada di sana, di pandangan mu, ah, aku tolol, rindu itu sudah keterlaluan, bahkan do’a pun sudah tak membantu ku, ketika aku tak lagi disana, hanya satu yang aku rindukan..

“bolehkah sekali lagi kita saling menatap. tatapan yang aku tahu disana ada mimpi ku,
dan hilang saat kau terpejam..”
... dan hilang.

Kau telah pulang ke pelukannya.



**mendengarkan Love Is a Losing Game by Amy Winehouse

Utan Kayu, 23 Februari 2016 

No comments:

Post a Comment